Terapis Soroti Perkembangan Pesat Airlangga dari Masa Kanak-kanak hingga Pameran Seni
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Terapis Airlangga, Ayik Eka Khamdani memberikan tanggapan mengenai perkembangan signifikan yang dialami Airlangga sejak masa kanak-kanak hingga mampu mencapai tahap menggelar pameran karya seni.
Ayik mengungkapkan bahwa ia telah mengenal dan mendampingi Airlangga sejak usia dini, tepatnya sejak taman kanak-kanak hingga sekitar kelas lima sekolah dasar. Dalam periode tersebut, Airlangga menghadapi sejumlah hambatan dalam proses belajar.
“Saya ketemu Airlangga sejak dia TK sampai usia kelas 5 SD. Saat pertama bertemu, dia merupakan salah satu siswa yang memiliki hambatan disleksia, diskalkulia, dan disgrafia,” ujarnya.
Meski demikian, Ayik melihat adanya perkembangan yang sangat signifikan seiring berjalannya waktu. Ia menekankan bahwa kemajuan tersebut tidak lepas dari intervensi yang dilakukan secara konsisten, baik dari lembaga terapi maupun dukungan penuh dari keluarga.
“Tetapi melihat perkembangannya, Airlangga setelah ada intervensi yang konsisten dari lembaga terapi dan orang tua, sehingga berkembang sangat cepat,” jelasnya.
Menurut Ayik, capaian Airlangga saat ini menjadi bukti bahwa dengan pendampingan yang tepat dan berkelanjutan, anak dengan hambatan belajar tetap memiliki peluang besar untuk berkembang dan menunjukkan potensinya, termasuk di bidang seni.
Ia pun menilai bahwa pameran yang akan digelar Airlangga menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tetapi juga sebagai refleksi dari perjalanan panjang proses terapi dan perkembangan individu yang berhasil dilalui.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
