Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran “Break The Loops” karya Arief Hadinata untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya stabilisasi pendapatan melalui perencanaan keuangan yang matang. Strategi ini menjadi fondasi penting agar seniman tidak hanya fokus pada penciptaan karya, tetapi juga memiliki ketahanan ekonomi jangka panjang.
Salah satu solusi konkret yang ditawarkan adalah program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pinjaman mikro dengan bunga rendah. Program ini dirancang khusus untuk mempermudah akses modal bagi pekerja kreatif yang mungkin selama ini dianggap belum bankable oleh institusi keuangan konvensional. Dengan aset minimal sebagai jaminan, seniman dapat membiayai kebutuhan studio, alat, hingga proyek pameran besar. Hal ini merupakan langkah besar dalam menyetarakan posisi pekerja seni dengan pelaku UMKM lainnya di mata perbankan.
Selain pembiayaan, Bank BRI menekankan pentingnya anggaran terencana yang memprioritaskan dana darurat dan alokasi pengembangan karya. Melalui produk seperti Britama Bisnis VQ yang menawarkan special rate hingga Juni 2026, seniman diajak untuk menabung dengan keuntungan suku bunga di atas rata-rata. Edukasi ini bertujuan agar para kreator di Semarang dan sekitarnya mampu mengelola asetnya secara profesional, sehingga proses kreatif tidak lagi terhambat oleh kendala modal atau ketidakpastian finansial di masa depan.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Eksplorasi Internal: Karakter Khas Hokgstudio di “Break The Loops”
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dunia seni rupa sering kali menjadi cermin bagi isu sosial, politik, dan ekonomi. Namun, dalam pameran tunggal bertajuk "Break The Loops", seniman Arif Hadinata memilih jalur yang berbeda. Alih-alih menangkap fenomena...

