Tahilalats Station Ketika Transportasi Publik Menjadi Panggung IP Lokal
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Jakarta
Peresmian Tahilalats Station di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI menandai babak baru pemanfaatan ruang publik Jakarta. Tidak lagi sekadar tempat transit, kawasan transportasi kini berkembang menjadi medium ekspresi budaya populer dan ekonomi kreatif lokal. Kehadiran IP Tahilalats yang telah dikenal luas di kalangan generasi muda menjadi contoh konkret bagaimana karakter lokal bisa hidup berdampingan dengan infrastruktur modern.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. Dengan hampir 142 ribu pelanggan MRT per hari dan Stasiun Dukuh Atas sebagai simpul tersibuk, ruang ini memiliki daya jangkau sosial yang luar biasa. Setiap visual, instalasi, dan karakter yang hadir di Tahilalats Station bukan hanya hiburan, melainkan pesan bahwa karya anak bangsa layak tampil di ruang strategis kota.
Bagi publik, pengalaman menggunakan MRT menjadi lebih personal dan menyenangkan. Sementara bagi kreator, kolaborasi ini membuka peluang eksposur yang sebelumnya sulit dicapai tanpa dukungan infrastruktur besar. Tahilalats Station pun berfungsi sebagai etalase hidup yang menghubungkan komuter, wisatawan, dan industri kreatif dalam satu ruang interaksi.
Inisiatif ini memperlihatkan bahwa pembangunan kota tidak harus kaku dan fungsional semata. Ketika transportasi publik dipadukan dengan identitas kreatif lokal, kota bukan hanya bergerak secara fisik, tetapi juga tumbuh secara kultural.
(Sumber gambar: megapolitan.kompas.com)
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
