Seni sebagai Katarsis: Perjalanan Terapi Menuju Prestasi

Friday, 27 March 2026 16:36:04

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Semarang

Bagi Airlangga Satryatama Wisnumurti, melukis bukan sekadar hobi, melainkan sebuah perjalanan transformasi diri. Airlangga menggunakan seni rupa sebagai media terapi untuk mengelola dinamika emosi dan konsentrasinya. Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas yang bermula dari kebutuhan klinis ini berkembang menjadi gairah profesional yang luar biasa.

Pameran tunggalnya yang bertajuk “Unspoken” menjadi bukti nyata bahwa proses terapi dapat membuahkan prestasi artistik yang diakui publik. Melalui dedikasinya sebagai mahasiswa Pendidikan Seni Rupa,

Airlangga berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah tembok penghalang, melainkan pintu menuju cara berkomunikasi yang lebih jujur dan mendalam. Kisahnya menginspirasi kita bahwa dengan ketekunan, ruang-ruang yang sebelumnya sulit dijangkau oleh kata-kata dapat terwakili dengan sangat indah melalui goresan kanvas.

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait