Rumah dari Kertas yang Mengubah Cara Kita Melihat Sampah
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Jakarta
Bagi sebagian orang, kertas bekas mungkin hanya berakhir di tempat sampah. Namun bagi seniman Theo Setiadi Suteja, kertas justru memiliki potensi besar untuk diolah menjadi karya yang bermanfaat.
Seniman yang kini tinggal di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram ini dikenal karena membangun puluhan bagian rumahnya menggunakan material kertas. Sejak tahun 2010, ia mulai bereksperimen mengolah kertas bekas menjadi berbagai bentuk bangunan dan perabot rumah tangga.
Jika berkunjung ke rumah Theo, pengunjung bisa melihat kursi, meja, hingga tiang penyangga yang semuanya terbuat dari kertas. Semua material tersebut melalui proses pengolahan khusus. Kertas dihancurkan, direndam, lalu dicampur dengan lem sebelum dibentuk menjadi struktur yang kuat.
Menurut Theo, apa yang ia lakukan merupakan bagian dari kepeduliannya terhadap lingkungan. Ia ingin menunjukkan bahwa limbah kertas sebenarnya masih memiliki nilai guna yang tinggi jika diolah dengan kreatif.
Rumahnya bahkan sering dijadikan tempat belajar bagi masyarakat, sekolah, hingga pengunjung dari luar negeri yang ingin mengetahui cara mengolah kertas menjadi karya fungsional.
Salah satu karyanya yang paling menarik adalah kursi berbahan kertas yang mampu menahan beban sangat berat. Karya tersebut membuktikan bahwa sesuatu yang dianggap sederhana bisa berubah menjadi karya bernilai tinggi ketika dipadukan dengan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
