Rektor Unnes Tekankan Komitmen Pelestarian Sungai dalam Acara Tawu Sendang
Location
Semarang, (3/11/2025) – Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. S. Martono, M.Si., menyampaikan penegasan penting mengenai komitmen kampus terhadap pelestarian lingkungan dalam acara Tawu Sendang yang digelar baru-baru ini. Melalui kegiatan tersebut, Unnes kembali menunjukkan keseriusannya dalam memelihara 10 sungai yang berada di kawasan sekitar kampus.
Dalam sambutannya, Prof. Martono menekankan bahwa pelestarian sungai bukan hanya program seremonial, tetapi bagian dari identitas Unnes sebagai kampus berwawasan konservasi. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan dalam menjaga ekosistem sungai serta lingkungan secara berkelanjutan.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Prof. Martono memimpin penebaran 4.000 benih ikan ke aliran sungai sebagai bagian dari upaya memulihkan populasi ikan dan menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Selain itu, kegiatan penanaman pohon di sekitar sungai juga dilakukan untuk memperkuat fungsi ekologis kawasan tersebut.
Rektor Unnes menegaskan bahwa menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama. Upaya pelestarian tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif seluruh warga kampus dan masyarakat.
Melalui Tawu Sendang, Prof. Martono kembali mengajak semua pihak untuk turut serta dalam memuliakan sungai dengan menjaga kebersihan, merawat ekosistem, dan mempertahankan kelestariannya.
Written by
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
