Rektor Unnes: Inovasi Harus Dihilirkan dan Berdampak Nyata
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, (06/01/2026) — Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof. Dr. S. Martono menegaskan pentingnya hilirisasi hasil riset agar inovasi yang lahir di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Innovation Award 2025 yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unnes di Ruang Borobudur, Gedung LPPM, Selasa, 11 November 2025.
Menurut Prof. Martono, riset tidak seharusnya berhenti pada publikasi ilmiah semata. “Hasil riset harus dihilirkan, baik melalui jalur bisnis agar dapat diproduksi massal maupun melalui jalur pengabdian agar manfaatnya dirasakan langsung oleh publik,” ujarnya. Ia menambahkan, Unnes berkomitmen menjadikan inovasi sebagai budaya akademik yang berdampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Melalui penyelenggaraan Innovation Award, Unnes memberikan apresiasi kepada dosen, mahasiswa, mitra desa, hingga industri yang telah berkontribusi dalam menghasilkan karya inovatif. Ajang ini diharapkan memperkuat ekosistem inovasi dan mendorong kolaborasi riset lintas sektor.
“Kami ingin inovasi yang lahir di Unnes tidak hanya menjadi catatan akademik, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” tegas Prof. Martono.
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
