Rektor Unnes: Inovasi Harus Dihilirkan dan Berdampak Nyata

Tuesday, 06 January 2026 06:04:34

Written by Ning Imas Ati Z.

Semarang, Jawa Tengah

Semarang, (06/01/2026) — Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof. Dr. S. Martono menegaskan pentingnya hilirisasi hasil riset agar inovasi yang lahir di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Innovation Award 2025 yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unnes di Ruang Borobudur, Gedung LPPM, Selasa, 11 November 2025.

Menurut Prof. Martono, riset tidak seharusnya berhenti pada publikasi ilmiah semata. “Hasil riset harus dihilirkan, baik melalui jalur bisnis agar dapat diproduksi massal maupun melalui jalur pengabdian agar manfaatnya dirasakan langsung oleh publik,” ujarnya. Ia menambahkan, Unnes berkomitmen menjadikan inovasi sebagai budaya akademik yang berdampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Melalui penyelenggaraan Innovation Award, Unnes memberikan apresiasi kepada dosen, mahasiswa, mitra desa, hingga industri yang telah berkontribusi dalam menghasilkan karya inovatif. Ajang ini diharapkan memperkuat ekosistem inovasi dan mendorong kolaborasi riset lintas sektor.

“Kami ingin inovasi yang lahir di Unnes tidak hanya menjadi catatan akademik, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” tegas Prof. Martono.

Edited by

Setiya Adi Buono

 

Artikel atau postingan terkait