“Pangeran Ada di Pasar”, Karya Airlangga Angkat Rasa Ingin Tahu tentang Kehidupan Pasar Masa Lampau

Sunday, 22 March 2026 01:52:07

Written by Ning Imas Ati Z.

 Semarang, Jawa Tengah

Perupa Airlangga kembali menghadirkan karya yang berangkat dari eksplorasi gagasan sederhana melalui judul “Pangeran Ada di Pasar”. Karya ini menyoroti imajinasi tentang bagaimana kehidupan pasar pada masa lampau berlangsung.

 

Dalam karyanya, Airlangga mengangkat rasa penasaran terhadap dinamika pasar tradisional di zaman dahulu. Ia membayangkan ruang pasar bukan hanya sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai titik temu berbagai lapisan sosial, termasuk figur bangsawan seperti pangeran.

 

“Ini berangkat dari rasa ingin tahu saja, seperti apa pasar di masa lalu dan bagaimana semua orang bisa bertemu di satu ruang,” ungkap Airlangga.

 

Melalui pendekatan tersebut, kehadiran sosok pangeran di pasar menjadi simbol yang mematahkan batas antara kelas sosial. Pasar digambarkan sebagai ruang yang cair, di mana interaksi tidak sepenuhnya dibatasi oleh status atau hierarki.

 

Airlangga juga menekankan bahwa pasar pada masa lampau kemungkinan memiliki peran yang lebih luas dibanding sekadar aktivitas jual beli. Di dalamnya terdapat pertukaran budaya, informasi, hingga perjumpaan antarindividu dari latar belakang yang berbeda.

 

Karya “Pangeran Ada di Pasar” menghadirkan sudut pandang reflektif terhadap sejarah keseharian yang jarang disorot. Dengan mengangkat tema sederhana, Airlangga mengajak publik untuk membayangkan kembali kehidupan sosial di masa lalu melalui ruang yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait