Pameran Tunggal ”Alih”: Ketika Benda Sederhana Menjadi Penuh Makna

Wednesday, 11 March 2026 06:56:28

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Jakarta

Pameran “Alih” karya Handiwirman Saputra di Nadi Gallery, Jakarta Barat, menunjukkan bahwa benda sederhana dapat memiliki makna yang jauh lebih dalam dari yang terlihat. Dalam pameran ini, seniman menghadirkan bentuk-bentuk yang tampak akrab, tetapi perlahan berubah menjadi sesuatu yang berbeda ketika dilihat lebih lama.

Handiwirman dikenal sebagai seniman yang sering mengeksplorasi benda-benda sehari-hari. Ia tidak sekadar menampilkan objek tersebut, tetapi memanipulasinya sehingga terlihat asing dan sulit dikenali. Perubahan ini membuat penonton harus melihat lebih teliti dan mencoba memahami kembali apa yang sebenarnya mereka lihat.

Banyak karya dalam pameran ini menampilkan bentuk yang menyerupai lipatan, fragmen organik, atau elemen yang mengingatkan pada tubuh dan alam. Sekilas bentuk-bentuk itu terasa familiar. Namun ketika diamati lebih lama, kita mulai ragu untuk menamainya.

Di sinilah kekuatan karya Handiwirman. Ia tidak memberi jawaban yang pasti. Sebaliknya, ia membuka ruang bagi penonton untuk berpikir dan menafsirkan sendiri makna dari karya tersebut.

Melalui pendekatan ini, pameran “Alih” mengingatkan bahwa sesuatu yang tampak biasa dapat memiliki kemungkinan makna yang luas. Dengan memperlambat cara melihat, penonton diajak menyadari bahwa benda yang paling sederhana pun bisa menyimpan cerita yang tidak terduga.

(Sumber gambar:

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait