Pameran Seni Resonansi: Ketika Seni Tak Hanya Dilihat, tapi Dirasakan

Thursday, 26 February 2026 05:23:26

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Depok

Pameran seni rupa bertajuk Resonansi yang digelar di Sancaya Art Space menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Pameran ini tidak sekadar memajang karya seni, tetapi mengajak siapa pun yang datang untuk ikut merasakan getaran batin para seniman lintas kota.

Berlangsung pada 14–24 Februari 2026 di Bellevue Mall Cinere, Depok, Resonansi menampilkan beragam karya visual, seperti lukisan, patung, dan instalasi. Setiap karya lahir dari pengalaman personal yang beragam, tentang ingatan, perasaan, kegelisahan, hingga harapan. Meski berasal dari latar belakang yang berbeda, karya-karya tersebut saling beresonansi dan membentuk harmoni visual yang kuat.

Penulis Mahmud Elqadrie menyebut bahwa Resonansi adalah ruang pertemuan antara karya dan perasaan penikmatnya. Seni tidak berhenti pada apa yang tampak, tetapi berlanjut pada apa yang dirasakan dan ditafsirkan oleh audiens. Di sinilah terjadi dialog batin antara seniman dan pengunjung.

Melalui pameran ini, seni menjadi medium refleksi. Ia mengajak kita berhenti sejenak, merasakan, lalu memaknai kembali kehidupan. Resonansi membuktikan bahwa seni punya kekuatan untuk menyentuh, menyadarkan, dan memberi pencerahan dengan caranya sendiri.

(Sumber gambar: suara.com)

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait