Pameran Lukisan Jadi Wisata Edukatif di Semarang
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Libur Natal dan Tahun Baru identik dengan pusat perbelanjaan, kuliner, atau destinasi wisata alam. Namun, di Kota Semarang, ada alternatif lain yang mulai dilirik masyarakat: pameran seni rupa. Semarang Art Gallery menjadi salah satu titik kunjungan yang ramai selama masa liburan melalui pameran bertajuk Rupa Cara Keberadaan.
Pameran yang berlangsung dari 20 Desember 2025 hingga 22 Februari 2026 ini menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda. Ruang galeri dipenuhi beragam karya seni, mulai dari lukisan dua dimensi hingga karya tiga dimensi yang mengajak pengunjung menikmati seni sekaligus belajar memahami proses kreatif seniman.
Sebanyak 50 karya dari 25 seniman yang tergabung dalam Komunitas Seni Sakato dipamerkan dalam gelaran ini. Para perupa berasal dari Padang, Sumatra Barat dengan sebagian di antaranya merupakan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Keberagaman latar belakang tersebut membuat karya yang ditampilkan terasa kaya perspektif dan pengalaman.
Pameran ini tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga ruang refleksi. Setiap karya lahir dari pengalaman hidup personal senimannya, sehingga pengunjung diajak melihat realitas sosial, budaya, dan batin manusia dari sudut pandang yang beragam.
Di tengah liburan panjang, pameran lukisan seperti ini menjadi bukti bahwa wisata edukatif tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Seni rupa tidak lagi terasa eksklusif, melainkan hadir sebagai ruang publik yang terbuka, akrab, dan relevan untuk dinikmati bersama keluarga.
(Sumber gambar: joglojateng.com)
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
