Netflix dan Game: Strategi Baru di Tengah Akuisisi Besar
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Netflix sudah lama dikenal sebagai raja streaming film dan serial. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, arah angin mulai berubah. Perusahaan ini diam-diam merambah dunia game mobile dengan langkah yang cukup agresif. Bukan sekadar eksperimen, Netflix sudah mengakuisisi beberapa studio game kecil dan membeli lisensi game besar versi mobile seperti Football Manager, WWE, hingga yang terbaru, yakni Red Dead Redemption. Pilihan judul-judul tersebut jelas bukan sembarangan, semuanya punya basis fans loyal dan nilai komersial tinggi.
Banyak analis bisnis memprediksi bahwa Netflix bakal fokus memperluas divisi gamenya. Namun, justru ketika semua orang menatap ke arah itu, Netflix melakukan gerakan mengejutkan, yakni mengakuisisi Warner Bros. Langkah ini membuat pasar terkesiap karena berarti Netflix memilih memperkuat perpustakaan film dan serialnya, bukan hanya memperluas sektor game.
Akuisisi Warner Bros memicu perdebatan karena studio tersebut menyimpan waralaba besar, mulai dari Harry Potter, DC Universe, hingga katalog klasik Hollywood. Meski kesepakatan telah diumumkan, Netflix belum bisa bernapas lega. Paramount muncul sebagai saingan sengit dan terus melayangkan tawaran baru yang lebih besar kepada investor Warner Bros.
Kini, Netflix berada di titik menarik untuk memperluas kerajaan hiburannya melalui dua jalur sekaligus yakni film dan game. Apakah langkah ini jadi pintu menuju era baru hiburan terintegrasi? Atau justru membuka babak persaingan streaming yang lebih panas? Satu yang pasti, yakni perang dalam dinamika konten baru saja dimulai.
(Sumber gambar: about.netflix.com)
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
