Netflix dan Game: Strategi Baru di Tengah Akuisisi Besar

Thursday, 01 January 2026 07:37:49

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Semarang

Netflix sudah lama dikenal sebagai raja streaming film dan serial. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, arah angin mulai berubah. Perusahaan ini diam-diam merambah dunia game mobile dengan langkah yang cukup agresif. Bukan sekadar eksperimen, Netflix sudah mengakuisisi beberapa studio game kecil dan membeli lisensi game besar versi mobile seperti Football Manager, WWE, hingga yang terbaru, yakni Red Dead Redemption. Pilihan judul-judul tersebut jelas bukan sembarangan, semuanya punya basis fans loyal dan nilai komersial tinggi.

Banyak analis bisnis memprediksi bahwa Netflix bakal fokus memperluas divisi gamenya. Namun, justru ketika semua orang menatap ke arah itu, Netflix melakukan gerakan mengejutkan, yakni mengakuisisi Warner Bros. Langkah ini membuat pasar terkesiap karena berarti Netflix memilih memperkuat perpustakaan film dan serialnya, bukan hanya memperluas sektor game.

Akuisisi Warner Bros memicu perdebatan karena studio tersebut menyimpan waralaba besar, mulai dari Harry Potter, DC Universe, hingga katalog klasik Hollywood. Meski kesepakatan telah diumumkan, Netflix belum bisa bernapas lega. Paramount muncul sebagai saingan sengit dan terus melayangkan tawaran baru yang lebih besar kepada investor Warner Bros.

Kini, Netflix berada di titik menarik untuk memperluas kerajaan hiburannya melalui dua jalur sekaligus yakni film dan game. Apakah langkah ini jadi pintu menuju era baru hiburan terintegrasi? Atau justru membuka babak persaingan streaming yang lebih panas? Satu yang pasti, yakni perang dalam dinamika konten baru saja dimulai.

(Sumber gambar: about.netflix.com)

Edited by

Setiya Adi Buono

Artikel atau postingan terkait