Melihat Ulang: Ketika Persepsi Kita Mulai Dipertanyakan

Wednesday, 11 March 2026 07:01:33

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Jakarta

Salah satu hal menarik dari pameran “Alih” karya Handiwirman Saputra adalah bagaimana karya-karyanya membuat penonton mempertanyakan apa yang mereka lihat. Pameran ini tidak hanya menampilkan bentuk visual, tetapi juga mengajak kita memikirkan kembali cara kita memahami suatu objek.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia terbiasa mengenali benda dengan cepat. Kita melihat bentuk tertentu lalu langsung memberi nama atau fungsi. Namun dalam karya Handiwirman, kebiasaan itu menjadi tidak selalu berlaku.

Bentuk-bentuk yang ia hadirkan tampak seperti sesuatu yang kita kenal, tetapi tidak sepenuhnya jelas. Ada yang menyerupai bagian tubuh, lipatan kain, atau elemen alam. Meski demikian, tidak ada kepastian tentang apa sebenarnya bentuk tersebut.

Situasi ini membuat penonton berada di antara dua perasaan: yakin dan ragu. Kita merasa pernah melihat bentuk itu sebelumnya, tetapi tidak benar-benar bisa memastikannya.

Melalui cara ini, pameran “Alih” seolah menguji kepercayaan kita pada penglihatan. Apakah kita benar-benar melihat suatu objek, atau hanya mengenalinya berdasarkan kebiasaan?

Pertanyaan sederhana ini membuat pengalaman melihat karya seni menjadi lebih reflektif. Penonton tidak hanya melihat, tetapi juga berpikir tentang bagaimana persepsi bekerja dalam kehidupan sehari-hari.
(Sumber gambar: @nadi.gallery)

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait