Kurator Rain Soroti Kebebasan Interpretasi di Pameran Tunggal “Alir”
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Hokgstudio — Pameran tunggal bertajuk Alir karya Afnan Malay di Tanart Space tidak hanya menampilkan eksplorasi visual, tetapi juga membuka ruang interpretasi yang luas bagi pengunjung. Kurator pameran, Rain, menilai perbedaan pemaknaan terhadap karya justru menjadi bagian penting dalam pengalaman apresiasi seni.
“Bagi saya, pemaknaan sebuah karya yang berbeda tidak masalah. Semua kembali pada penikmatnya,” ujar Rain.
Menurutnya, setiap individu datang dengan latar pengalaman, emosi, dan perspektif yang berbeda ketika berhadapan dengan karya seni. Keberagaman tanggapan tersebut dinilai memperkaya dialog antara karya dan audiens.
“Setiap orang membawa pengalaman dan sudut pandangnya sendiri ketika melihat karya Afnan Malay. Perbedaan itu justru membuat interaksi dengan seni menjadi lebih hidup,” tambahnya.
Pendekatan kuratorial tersebut menempatkan lukisan bukan sebagai pesan tunggal yang kaku, melainkan sebagai ruang dialog personal. Melalui Alir, pengunjung diajak membangun hubungan reflektif dengan karya, tanpa dibatasi satu tafsir tertentu.
Pameran ini sekaligus menegaskan pentingnya kebebasan interpretasi dalam seni rupa, di mana makna tidak hanya lahir dari seniman, tetapi juga dari pengalaman dan pemaknaan setiap penikmatnya.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
