Kurator Rain Soroti Kebebasan Interpretasi di Pameran Tunggal “Alir”

Thursday, 26 February 2026 04:26:53

Written by Ning Imas Ati Z.

 Semarang, Jawa Tengah

Semarang, Hokgstudio — Pameran tunggal bertajuk Alir karya Afnan Malay di Tanart Space tidak hanya menampilkan eksplorasi visual, tetapi juga membuka ruang interpretasi yang luas bagi pengunjung. Kurator pameran, Rain, menilai perbedaan pemaknaan terhadap karya justru menjadi bagian penting dalam pengalaman apresiasi seni.

“Bagi saya, pemaknaan sebuah karya yang berbeda tidak masalah. Semua kembali pada penikmatnya,” ujar Rain.

Menurutnya, setiap individu datang dengan latar pengalaman, emosi, dan perspektif yang berbeda ketika berhadapan dengan karya seni. Keberagaman tanggapan tersebut dinilai memperkaya dialog antara karya dan audiens.

“Setiap orang membawa pengalaman dan sudut pandangnya sendiri ketika melihat karya Afnan Malay. Perbedaan itu justru membuat interaksi dengan seni menjadi lebih hidup,” tambahnya.

Pendekatan kuratorial tersebut menempatkan lukisan bukan sebagai pesan tunggal yang kaku, melainkan sebagai ruang dialog personal. Melalui Alir, pengunjung diajak membangun hubungan reflektif dengan karya, tanpa dibatasi satu tafsir tertentu.

Pameran ini sekaligus menegaskan pentingnya kebebasan interpretasi dalam seni rupa, di mana makna tidak hanya lahir dari seniman, tetapi juga dari pengalaman dan pemaknaan setiap penikmatnya.

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait