Ketua Pelaksana ARTBILITY #6: Pameran Angkat Pertanyaan tentang Makna Kehidupan dan Ingatan
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Hokgstudio— Pameran ARTBILITY #6 kembali digelar dengan mengusung konsep reflektif yang mengajak publik merenungkan makna kehidupan dan ingatan. Ketua pelaksana ARTBILITY #6 menyampaikan bahwa tema tahun ini berangkat dari pertanyaan mendasar tentang kehidupan setelah kematian dan bagaimana seseorang akan dikenang.
“Pameran ini mengusung konsep tentang apa yang akan terjadi ketika kita telah meninggal. Apakah kita akan diingat?” ujarnya saat menjelaskan latar belakang tema, Jumat (13/2/2026).
Gagasan tersebut menjadi benang merah dalam keseluruhan karya yang dipamerkan. Melalui beragam medium seni, para perupa menerjemahkan keresahan, harapan, serta refleksi personal mengenai jejak yang ditinggalkan selama hidup. Isu tentang eksistensi, memori, dan warisan nilai menjadi fokus eksplorasi artistik yang ditawarkan kepada pengunjung.
Menurut panitia, tema ini dipilih karena memiliki kedekatan dengan pengalaman manusia secara universal. Pertanyaan tentang arti kehadiran dan dampak yang ditinggalkan bagi orang lain dinilai relevan untuk dihadirkan di ruang publik, terlebih di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat.
ARTBILITY #6 tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya seni, tetapi juga wadah dialog antara seniman dan pengunjung. Pameran ini mendorong audiens untuk memaknai ulang kehidupan, keberadaan, serta relasi antarindividu melalui pendekatan visual yang emosional dan kontemplatif.
Dengan konsep yang mendalam, ARTBILITY #6 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang tidak berhenti pada aspek visual, melainkan juga menyentuh sisi reflektif dan batin pengunjung.
Edited by
Desfya Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
