Ketua Green Techno Park Unnes Apresiasi Karya Airlangga Bertema Sejarah
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Ketua Gugus Green Techno Park Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof. Dr. Margaretha Rahayuningsih, S.Si., M.Si., memberikan tanggapan positif terhadap karya-karya Airlangga yang akan ditampilkan dalam pameran.
Margaretha menjelaskan bahwa Green Techno Park merupakan bagian dari rintisan Science Techno Park di bawah LPPM Unnes yang memiliki sejumlah program prioritas, salah satunya pengembangan inovasi di bidang seni dan budaya. Dalam konteks tersebut, ia melihat karya seni sebagai bagian penting dari ekosistem inovasi kampus.
“Green Techno Park ini merupakan rintisan dari Science Techno Park di LPPM Unnes yang terdiri dari beberapa prioritas program, salah satunya adalah inovasi seni dan budaya,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa pertama kali mengenal Airlangga melalui asistennya yang memperlihatkan akun Instagram serta karya-karya lukisan mahasiswa tersebut. Dari situ, ia mulai tertarik karena tema yang diangkat dinilai dekat dengan minat pribadinya.
“Saya mengenal Airlangga ini awalnya dari asisten saya yang memperlihatkan IG dan lukisannya. Sebagian besar bercerita tentang sejarah, dan saya kebetulan suka sejarah,” tuturnya.
Menurut Margaretha, karya-karya Airlangga memiliki kekuatan naratif yang mampu mengangkat kembali peristiwa masa lalu ke dalam medium visual yang menarik. Ia juga menyebutkan bahwa dalam pameran tersebut akan ditampilkan sekitar tujuh hingga delapan karya pilihan.
Dengan adanya pameran ini, ia berharap karya-karya berbasis sejarah seperti yang diangkat Airlangga dapat menjadi bagian dari inovasi seni dan budaya yang terus dikembangkan di lingkungan Unnes, sekaligus memperluas cara pandang publik terhadap seni sebagai medium edukasi.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
