Kegelisahan, Waktu, dan Prasangka dalam Karya Helmi Fu
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Yogyakarta
Bagi Helmi Fu, kebebasan tidak selalu identik dengan kegembiraan. Dalam pameran Freedom, ia justru menghadirkan kebebasan sebagai ruang untuk menyelami kegelisahan personal dan sosial. Latar belakang pendidikannya di Universitas Negeri Yogyakarta membentuk cara berpikirnya yang kritis terhadap fenomena manusia modern.
Karya Chrono Bias Prasangka menjadi salah satu sorotan utama. Karya ini lahir dari pengalaman relasi anak dan orang tua, serta refleksi tentang waktu, usia, dan prasangka. Melalui teknik kolase berlapis, Helmi menyusun potongan visual, seperti memori yang saling bertumpuk dan tidak selalu rapi.
Dua karya lain, Me and Devine #2 dan Me and Devine #3, merefleksikan hubungan manusia dengan kekuatan tak terbatas di tengah banjir informasi. Kutipan Socrates yang ia sematkan menjadi pengingat bahwa banyaknya informasi tidak selalu sejalan dengan kebijaksanaan.
Melalui karya-karyanya, Helmi Fu mengajak publik untuk berani berhenti sejenak, mempertanyakan asumsi, dan menyadari keterbatasan diri. Di sanalah, kebebasan berpikir benar-benar diuji.
(Sumber gambar: jogja.tribunnews.com)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
