Junjung Wiratama: Tema “Srawung Ora Sruwung” Simbol Kebersamaan Warga Bustaman
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Hokgstudio — Kurator Gebyuran Bustaman, Junjung Wiratama, menyampaikan bahwa tema perayaan tahun ini, “Srawung Ora Sruwung”, menjadi simbol kebersamaan dan harmoni warga Kampung Bustaman di tengah dinamika kehidupan perkotaan, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Junjung, frasa tersebut mengandung makna penting tentang relasi sosial antarwarga. Srawung berarti berbaur dan menjalin hubungan, sedangkan ora sruwung menekankan agar interaksi tersebut tidak menimbulkan gesekan maupun konflik.
“Tema ini menjadi pengingat bahwa hidup bertetangga harus dilandasi rasa saling menghormati dan menjaga harmoni. Kebersamaan bukan hanya sekadar berkumpul, tetapi membangun hubungan yang sehat,” ujarnya.
Gebyuran Bustaman merupakan agenda budaya tahunan yang digelar warga sebagai bentuk perayaan tradisi sekaligus penguatan identitas kampung. Melalui tema tersebut, panitia ingin menegaskan pentingnya solidaritas dan semangat gotong royong sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Junjung menambahkan, nilai “Srawung Ora Sruwung” diharapkan tidak berhenti pada perayaan semata, melainkan menjadi prinsip yang terus dihidupi dalam keseharian warga. Dengan demikian, kampung tidak hanya menjadi ruang tinggal, tetapi juga ruang tumbuh yang harmonis dan inklusif.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
