JIAF 2025: Panggung Global dan Uji Kematangan Seni Rupa Indonesia
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Yogyakarta
Jogja International Art Fair (JIAF) 2025 kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu ajang seni rupa paling prestisius di Indonesia. Digelar pada 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 di Jogja Expo Center, pameran ini menghadirkan lebih dari 800 karya dari 224 seniman lintas generasi dan negara. Angka yang besar, tetapi yang lebih penting adalah kualitas wacana yang dihadirkan.
Di tengah keragaman gaya dan medium, karya-karya yang tampil di JIAF menunjukkan satu hal: seni rupa Indonesia sedang berada pada fase percaya diri. Tidak lagi sekadar memamerkan teknik, tetapi mulai berani menegaskan posisi, identitas, dan nilai yang diusung. Kehadiran Trinity Art Sam Sianata menjadi contoh bagaimana seniman Indonesia mampu membawa isu universal dengan pendekatan personal dan spiritual.
JIAF bukan hanya ruang pamer, melainkan ruang uji. Di sini, karya diuji oleh publik yang beragam, kolektor, kurator, seniman, hingga masyarakat umum. Interaksi inilah yang membuat JIAF penting karena seni tidak berhenti di dinding galeri, tetapi hidup dalam dialog.
Pameran ini juga menandai semakin terbukanya jalur seni rupa Indonesia ke panggung internasional. Seniman lokal tidak lagi berdiri sebagai ‘tamu’, melainkan sebagai tuan rumah yang sejajar.
JIAF 2025 menegaskan bahwa seni rupa Indonesia bukan sekadar berkembang, tetapi sedang menemukan arah. Dan dari Jogja, pesan itu dikirim ke dunia: seni Indonesia siap berbicara dengan caranya sendiri.
(Sumber gambar: @jiaf25)
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
