Jejak Perjalanan Hidup Afnan Malay di Tan Artspace pada Pameran Lukisan ”Alir”

Tuesday, 10 February 2026 15:36:57

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Semarang

Pameran tunggal Alir karya Afnan Malay di Tan Artspace, Semarang, menghadirkan pengalaman visual yang tidak sekadar untuk dilihat, tetapi juga untuk dirasakan. Melalui tema “mengalir”, Afnan mengajak pengunjung menyelami gagasan tentang gerak, kontinuitas, dan perjalanan hidup yang terus berubah, kadang berulang, dan tak selalu berjalan lurus.

Konsep mengalir dalam pameran ini tidak berhenti pada aspek visual. Ia lahir dari pengalaman personal Afnan yang lintas disiplin: menulis puisi, terlibat dalam aktivisme sosial, lalu kembali menekuni seni lukis. Semua fase tersebut berpadu dan hadir sebagai lapisan makna di setiap karyanya. Warna-warna yang saling bertaut, bidang yang berirama, serta komposisi yang terasa dinamis menjadi medium untuk merekam pengalaman batin sang seniman.

Kurator Rain Rosidi menilai lukisan-lukisan Afnan sebagai catatan peralihan hidup yang tidak linier. Ada pengulangan, jeda, dan perubahan arah yang justru memperkaya makna. “Lukisan-lukisannya terasa bergerak, seperti air yang mencari muara,” ungkap Rain.

Melalui Alir, Afnan Malay tidak menawarkan jawaban pasti, melainkan ruang refleksi. Pengunjung diajak memahami bahwa hidup, seperti air, akan selalu menemukan jalannya sendiri, mengalir, berbelok, dan terus bergerak menuju makna.

Doc. Tim Liputan PT Rasa Kreasi Karya

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait