Iqra’ dalam Seni Rupa: Membaca Tanda-Tanda Tuhan Lewat Visual
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Yogyakarta
Gagasan utama pameran Menjalankan IQRO’ terletak pada pemaknaan kata iqra’ yang mendalam. Dalam konteks pameran ini, iqra’ tidak berhenti pada aktivitas membaca tulisan, tetapi diperluas menjadi upaya memahami segala sesuatu yang terjadi di sekitar manusia. Membaca alam, membaca peristiwa sosial, dan membaca pengalaman batin.
Kurator pameran menekankan bahwa setiap perasaan seperti sedih, marah, kecewa, atau bahagia, dapat menjadi objek iqra’. Ketika seseorang mampu membaca perasaannya sendiri, ia tidak hanya melihat peristiwa sebagai kejadian biasa, tetapi sebagai tanda kehadiran Tuhan dalam hidup. Pemikiran ini kemudian diterjemahkan para seniman ke dalam bahasa visual.
Karya-karya yang ditampilkan hadir dengan gaya dan medium yang beragam. Ada karya yang tenang dan kontemplatif, ada pula yang keras dan kritis. Keberagaman ini justru memperkuat gagasan iqra’ sebagai proses membaca yang tidak tunggal. Setiap seniman, dan setiap pengunjung, memiliki cara sendiri dalam memahami tanda-tanda tersebut.
Melalui pameran ini, seni rupa menjadi ruang dialog antara iman, pengalaman hidup, dan realitas sosial. Iqra’ pun hadir bukan sebagai perintah yang jauh, tetapi sebagai praktik sehari-hari yang dekat dengan kehidupan manusia.
(Sumber gambar: panggungharjo.desa.id)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
