ICCF: Jalan Baru Pembiayaan Berkelanjutan Industri Kreatif Indonesia
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Industri kreatif Indonesia selama ini dikenal kaya ide, tetapi miskin akses pembiayaan. Banyak pelaku film, animasi, gim, hingga konten digital punya karya potensial, namun terhambat oleh sistem perbankan yang masih bertumpu pada jaminan fisik. Di titik inilah kehadiran ICCF (Indonesia Creative Content Fund) menjadi angin segar.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf, Agustini Rahayu menilai ICCF hadir sebagai solusi atas tantangan struktural yang selama ini membelit industri konten kreatif. Mulai dari keterbatasan akses pasar, minimnya perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), hingga sulitnya memperoleh pembiayaan berkelanjutan. ICCF dirancang bukan sekadar sebagai skema dana, tetapi sebagai referensi baru pembiayaan berbasis ekosistem.
Upaya ini berjalan seiring dengan transformasi Produksi Film Negara (PFN) menjadi Pusat Konten Negara. Ke depan, PFN diproyeksikan berperan sebagai pusat data pascaproduksi yang menopang subsektor film, animasi, gim, hingga aplikasi digital. Artinya, pembiayaan tidak lagi berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan distribusi, promosi, dan pengelolaan data.
ICCF juga dipandang strategis untuk membuka akses pembiayaan internasional sekaligus mendorong industri kreatif agar lebih “bankable”. Dengan sistem pencatatan keuangan yang selaras dengan standar perbankan nasional, pelaku kreatif diharapkan tidak lagi dipandang sebagai sektor berisiko tinggi. ICCF, pada akhirnya, menjadi jembatan antara kreativitas dan keberlanjutan ekonomi.
(Sumber gambar: aboutmalang.com)
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
