Hasan dan Alam: Kebebasan yang Lahir dari Harmoni

Saturday, 28 February 2026 06:56:38

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Yogyakarta 

Berbeda dari pendekatan psikologis, Hasan menghadirkan kebebasan melalui dialog dengan alam. Seniman lulusan Institut Seni Indonesia Surakarta ini memaknai kebebasan sebagai keberanian untuk lepas dari pakem visual dan kembali pada naluri artistik.

Dalam karya Harmony, Hasan menggambarkan hutan sebagai simbol kehidupan yang rukun dalam keberagaman. Ribuan spesies yang hidup berdampingan menjadi metafora bagi manusia yang seharusnya mampu menciptakan harmoni di tengah perbedaan budaya dan keyakinan.

Pesan serupa hadir dalam Grateful and Caring, yang mengajak publik untuk mensyukuri sekaligus menjaga alam melalui tindakan nyata. Sementara itu, Don’t Ruin It tampil sebagai peringatan keras tentang dampak eksploitasi alam yang berlebihan.

Sapuan warna yang bebas dan bentuk yang organik mencerminkan kebebasan Hasan dalam berkarya. Ia tidak terikat pada kesempurnaan teknis, melainkan pada pesan kemanusiaan dan kepedulian lingkungan. Melalui karyanya, Hasan mengingatkan bahwa kebebasan sejati hanya bisa terwujud jika manusia hidup selaras dengan alam.

(Sumber gambar: @artotelsuitesbianti)

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait