Gebyuran Bustaman Hadirkan PekaKota Forum #85, Bahas Penguatan Kampung hingga Level Institusi
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Hokgstudio — Rangkaian Gebyuran Bustaman 2026 diramaikan dengan gelaran PekaKota Forum #85 bertajuk “Dari Kampung ke Institusi: Membaca Peluang, Menguatkan Struktur, dan Memperluas Akses”. Kegiatan ini berlangsung di Balai Warga Kampung Bustaman, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Sabtu (14/2/2026).
Forum tersebut menjadi ruang diskusi terbuka yang mempertemukan warga kampung, pegiat komunitas, serta berbagai pihak untuk membahas strategi penguatan kampung agar berkembang secara terstruktur dan memiliki akses lebih luas terhadap peluang maupun dukungan kelembagaan.
Mengusung semangat kolaborasi, PekaKota Forum #85 mendorong warga untuk mengidentifikasi potensi lokal sekaligus memperkuat struktur organisasi dan jejaring yang dimiliki. Pendekatan ini dinilai penting agar kampung tidak hanya bergerak secara swadaya, tetapi juga mampu terhubung dengan institusi yang dapat mendukung pengembangan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
Kampung Bustaman dikenal sebagai kawasan dengan tradisi yang kuat dan solidaritas warga yang terjaga. Melalui momentum Gebyuran Bustaman, forum ini menjadi bagian dari upaya memperluas percakapan tentang masa depan kampung serta strategi pengelolaan potensi lokal secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
Dengan menghadirkan diskusi penguatan kampung di tengah perayaan warga, Gebyuran Bustaman tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga ruang refleksi dan perencanaan. Forum ini diharapkan mampu memperkuat posisi kampung dalam ekosistem pembangunan kota sekaligus membuka akses kolaborasi yang lebih luas ke tingkat institusi.
Edited by
Desfya Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
