Freedom: Ketika Dua Seniman Bicara Kebebasan dengan Cara Berbeda
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Yogyakarta
Pameran bertajuk Freedom yang digelar di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta menghadirkan dialog visual antara dua seniman dengan pendekatan yang kontras, Hasan dan Helmi Fu. Kebebasan dalam pameran ini tidak diposisikan sebagai tema tunggal, melainkan sebagai ruang tafsir yang luas dan personal.
Helmi Fu memaknai kebebasan sebagai upaya memahami kegelisahan manusia modern. Melalui karya berlapis seperti Chrono Bias Prasangka, ia merangkai pengalaman personal, relasi keluarga, serta prasangka sosial menjadi komposisi yang padat dan reflektif. Teknik kolase dari berbagai material memberi kesan bahwa kebebasan berpikir lahir dari akumulasi pengalaman hidup.
Berbeda dengan Helmi, Hasan justru mengajak publik melihat kebebasan lewat alam. Karya-karyanya menampilkan sapuan warna yang lepas dan bentuk yang tidak terikat aturan akademik. Hutan, tumbuhan, dan lanskap alam dihadirkan sebagai simbol harmoni dan keberagaman.
Pameran ini menunjukkan bahwa kebebasan tidak memiliki satu wajah. Ia bisa hadir sebagai kegelisahan batin maupun sebagai ketenangan yang lahir dari alam. Melalui perbedaan itulah, Freedom mengajak pengunjung untuk menemukan makna kebebasan versi mereka sendiri.
(Sumber gambar: jogja.tribunnews.com)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
