Edison Saputro Sampaikan Emosi Lewat Goresan Hand Lettering
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Hokgstudio — Seniman hand lettering, Edison Saputro menampilkan karya bertema emosional dalam gelaran Circle Cycle. Melalui rangkaian huruf dan tipografi visual yang kuat, ia menghadirkan pesan yang lugas dan mudah dipahami audiens.
Dalam setiap karyanya, Edison tidak sekadar menyusun huruf menjadi elemen estetis. Ia memadukan pilihan kata, komposisi, serta tekanan visual untuk menghadirkan ekspresi personal yang terasa intens. Setiap goresan dirancang untuk menyampaikan gagasan secara langsung tanpa kehilangan kekuatan artistiknya.
“Hand lettering bukan hanya soal bentuk huruf, tetapi bagaimana pesan itu bisa langsung terasa dan dipahami,” ungkap Edison di sela acara.
Pada gelaran tersebut, karya-karya yang ditampilkan menonjolkan pesan yang tegas dan komunikatif. Pengunjung dapat menangkap makna yang disampaikan tanpa perlu interpretasi yang kompleks. Pendekatan visual yang sederhana namun kuat menjadi ciri khas yang membedakan karyanya.
Partisipasi Edison dalam Circle Cycle sekaligus menegaskan bahwa seni tipografi memiliki posisi penting dalam perkembangan industri kreatif. Melalui hand lettering, ia menunjukkan bahwa huruf tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai medium ekspresi yang mampu menghadirkan dampak emosional.
Kehadiran karya-karya tersebut turut memperkaya ruang apresiasi seni visual dan memperlihatkan bahwa tipografi dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif sekaligus artistik di tengah dinamika kreatif saat ini.
Edited by
Desfya Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
