Dukungan Lingkungan di Balik Perjalanan Seni Airlangga
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Kesuksesan pameran tunggal bertajuk ”Unspoken” karya Airlangga Satryatama Wisnumurti tidak lepas dari peran penting ekosistem pendukung di sekitarnya. Sebagai seniman muda yang hidup dengan kondisi disleksia, perjalanan Angga menunjukkan betapa krusialnya lingkungan yang inklusif dan suportif dalam memfasilitasi bakat seseorang.
Pihak keluarga, terutama orang tua Angga, menekankan bahwa penerimaan lingkungan adalah kunci utama. Mulai dari pendidikan dasar di Sekolah Nasima hingga eksplorasi kreatif di Klub Merby, Angga diberikan ruang untuk berkembang tanpa tekanan yang kaku. Pendekatan yang setara dan suportif ini kemudian diperkuat secara akademik di Universitas Negeri Semarang (Unnes) serta melalui bimbingan teknis di Hokage Studio.
Ratih Ayu Pratiwinindya dari Unnes mencatat bahwa meski visual karya Angga tampak sederhana, narasi di dalamnya sangat berani dan mendalam. Hal ini membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, individu dengan kebutuhan khusus dapat menemukan “suara” mereka sendiri. Pameran ini bukan sekadar unjuk karya, melainkan sebuah pesan bagi masyarakat luas tentang pentingnya memberikan kesempatan yang sama bagi setiap talenta untuk bersinar sesuai dengan caranya masing-masing.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
