Disbudpar Dorong Festival MGMP Seni Budaya Berlanjut Setiap Tahun
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang mendorong agar Festival MGMP Seni Budaya SMP Kota Semarang dapat diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun. Dukungan tersebut disampaikan saat pelaksanaan festival di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Selasa (10/2/2026).
Ketua Bidang Kesenian Disbudpar Kota Semarang, Lilies Yaniarti, S.P., menilai pelaksanaan festival perdana ini menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat pendidikan seni berbasis budaya lokal di Kota Semarang.
“Festival MGMP Seni Budaya ini harus terus berlanjut. Ini merupakan tahun pertama dan sangat membanggakan. Tentunya, kegiatan ini dapat meningkatkan ekosistem kebudayaan di Kota Semarang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Lilies, kolaborasi antara sekolah, guru, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam membangun ruang apresiasi seni yang aktif dan berdampak luas. Ia menegaskan, festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat regenerasi pelaku seni sejak usia sekolah.
Ia berharap kegiatan serupa dapat masuk dalam agenda rutin tahunan dan melibatkan lebih banyak sekolah serta komunitas seni. Dengan perluasan partisipasi, festival dinilai mampu memperkuat pembinaan seni sekaligus menumbuhkan kesadaran budaya di kalangan generasi muda.
Dengan dukungan berbagai pihak, Disbudpar optimistis Festival MGMP Seni Budaya dapat menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan daya saing Kota Semarang di bidang kesenian.
Edited by
Desfya Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
