Dari Jumbo hingga Mentimoon: Saat Animasi Lokal Menjadi Aset Kekayaan Intelektual Bernilai Tinggi

Thursday, 04 December 2025 14:07:58

  Location

Kesuksesan film Jumbo yang berhasil menembus lebih dari 10 juta penonton hanya dalam waktu sekitar sebulan membuktikan satu hal penting: animasi karya anak bangsa punya daya saing yang luar biasa. Tak sekadar hiburan, Jumbo juga membuka mata publik tentang potensi besar di balik intellectual property (IP) dalam industri kreatif Indonesia. CEO Visinema Studios, Herry Budiazhari Salim, bahkan menyebut bahwa karakter-karakter dalam Jumbo tengah dipersiapkan untuk dikembangkan menjadi evergreen IP, aset kreatif yang bisa terus hidup dan menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang.

Fenomena ini tidak berdiri sendiri. Beberapa studio lokal lain juga mulai menyadari pentingnya membangun IP dari karya mereka. Salah satunya adalah Dipadira Studio, yang tengah mengembangkan dua karakter animasinya, Kwartet The Adventure dan Mentimoon, menjadi IP berkelanjutan. Menurut pendirinya, Dieky Suprayogi, pengembangan IP bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang keberlanjutan industri animasi nasional.

Dieky mencontohkan bagaimana Mickey Mouse menjadi simbol kesuksesan Disney hingga kini. Dari karakter sederhana, ia berubah menjadi ikon global yang menggerakkan roda ekonomi kreatif. Hal serupa bisa terjadi di Indonesia jika studio-studio lokal berani mengembangkan IP-nya sendiri.

Melalui Jumbo dan karya sejenis, kita melihat masa depan industri animasi Indonesia yang kian menjanjikan, bukan hanya untuk ditonton, tetapi juga untuk dimiliki sebagai aset intelektual yang bernilai tinggi.

(Sumber gambar: @kwartet.venture)

Written by

Sefiyan Eza Nur Hidayat

Artikel atau postingan terkait