Angki Purbandono Hadirkan Karya Scanography Bertema Bunga dalam Pameran “Berbunga-bunga”
Written by Ning Imas Ati Z.
Jakarta
Seniman visual Angki Purbandono menampilkan karya terbarunya dalam pameran bertajuk Berbunga-bunga yang berlangsung pada 7 Februari hingga 5 April 2027 di Jakarta Art Hub, Gedung Ranuza lantai dua.
Pameran yang diselenggarakan oleh SAL Project ini menampilkan praktik scanography khas Angki Purbandono dengan menghadirkan bunga sebagai medium visual sekaligus refleksi personal.
Melalui karya-karya tersebut, Angki merespons situasi dunia yang semakin cepat dan terfragmentasi oleh perkembangan teknologi. Ia menggunakan bunga sebagai simbol ingatan sekaligus ruang kontemplasi spiritual yang berangkat dari doa yang dipanjatkannya untuk kedua orang tuanya.
Dalam proses penciptaannya, setiap bunga dipindai menggunakan teknik scanography, kemudian diolah menjadi citra visual yang merekam momen hening. Pendekatan ini membuat bunga tidak hanya hadir sebagai objek estetis, tetapi juga membawa lapisan makna tentang doa, kehilangan, dan cinta yang saling berkelindan.
Pameran Berbunga-bunga menghadirkan ruang bagi pengunjung untuk melihat bagaimana praktik seni berbasis teknologi dapat bertransformasi menjadi medium refleksi yang intim sekaligus spiritual. Melalui karya-karya tersebut, Angki Purbandono menghadirkan pengalaman visual yang tenang di tengah dinamika kehidupan digital yang serba cepat.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
