Almost Gone: Karya Digital Art yang Menyentuh Batas Kehilangan di Artbility #6 Unnes
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Pameran seni Artbility edisi ke-6 yang diselenggarakan oleh UKM SRD Unnes kembali menghadirkan karya-karya reflektif yang dekat dengan isu kemanusiaan. Salah satu karya yang menyita perhatian pengunjung adalah Almost Gone, sebuah karya digital art berukuran A2 yang diciptakan pada tahun 2026 oleh seniman bernama Link. Karya ini dipamerkan di Gedung B9 FBS Unnes dan menjadi bagian penting dari narasi pameran tahun ini.
Almost Gone menampilkan sosok seorang pemuda terluka yang terbaring di tengah puing-puing bangunan runtuh. Penggambaran jarak dekat yang hanya menampilkan setengah tubuh membuat suasana terasa intim sekaligus menyesakkan. Di dahinya terdapat tanda target, sebuah simbol kuat yang menggambarkan bagaimana manusia dapat direduksi menjadi sasaran, bukan lagi pribadi yang utuh dan bernilai. Detail ini menjadi kritik visual yang tajam terhadap kekerasan dan dehumanisasi.
Di samping wajah pemuda tersebut, tergeletak sebuah figura berisi foto keluarga. Ia tidak menggenggamnya, hanya menatap diam, seolah menyimpan kenangan terakhir sebelum segalanya benar-benar hilang. Elemen ini menghadirkan emosi sunyi dan universal yang mudah dirasakan oleh siapa pun tanpa perlu banyak penjelasan.
Melalui Almost Gone, pengunjung diajak merenungi momen rapuh di antara hidup dan kehilangan. Karya ini selaras dengan semangat Artbility #6 yang menjadikan seni sebagai medium refleksi sosial. Dengan visual yang kuat namun bahasa simbol yang sederhana, Almost Gone berhasil meninggalkan kesan mendalam dan menjadikan pameran ini lebih dari sekadar ruang apresiasi, tetapi juga ruang perenungan.
(Sumber gambar: katalog karya artbility #6)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
