Aksi Melukis Sandal Jepit dan Cerita Personal di Echo Project #1
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Magelang
Pameran Echo Project #1: Describing Personality di Limanjawi Art House Borobudur tidak hanya menghadirkan karya seni, tetapi juga cerita personal dan momen performatif yang berkesan. Salah satu sorotan utama datang dari seniman Heru Dodot Widodo yang tampil dengan pendekatan berbeda dari karya-karyanya selama ini.
Jika sebelumnya Dodot dikenal melalui visual uang dolar realis dan material seng bergelombang, kali ini ia menghadirkan karya dua dimensi dengan tekstur unik. Permukaan karya menyerupai kertas, kain, sekaligus plat seng yang tertekuk. Warna-warna yang lebih tenang dan kehadiran objek kecil di dalam karya memancing rasa ingin tahu, seolah mengajak penonton masuk ke ruang visual yang tampak tiga dimensi.
Pada acara pembukaan, Dodot juga melakukan aksi melukis langsung menggunakan media yang tidak biasa, yakni sandal jepit. Ia melukis potret Oei Hong Djien di hadapan pengunjung. Aksi ini disambut antusias dan meninggalkan kesan mendalam, baik bagi penonton maupun Oei Hong Djien sendiri.
Pameran ini juga sarat makna personal. Pembukaannya bertepatan dengan ulang tahun istri Dodot yang tengah mengandung empat bulan, serta menjadi ruang doa dan penghormatan bagi mendiang Zulfa Hendra. Echo Project #1 pun hadir bukan hanya sebagai pameran, tetapi sebagai ruang emosi, kenangan, dan refleksi dalam seni rupa.
(Sumber gambar: wartajawatengah.com)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
