Airlangga Satryatama Wisnumurti Tekankan Pentingnya Keunikan Karakter dalam Berkarya di Talkshow Intellectual Property
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, 27 Maret 2026 — Seniman muda Airlangga Satryatama Wisnumurti menegaskan pentingnya keunikan dalam berkarya saat menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk Intellectual Property yang digelar di Tan Art Space, Semarang, Jumat (27/3). Dalam kesempatan tersebut, ia berbagi pengalaman mengenai proses menemukan identitas visual yang menjadi ciri khas dalam karya-karyanya.
Airlangga mengungkapkan bahwa pencarian identitas visual merupakan proses panjang dalam perjalanan kreatifnya sebagai seniman. Ia menekankan bahwa diferensiasi menjadi kunci utama agar sebuah karya memiliki karakter yang kuat di tengah banyaknya karya seni yang terus berkembang.
“Saya menciptakan karya yang unik dengan menghadirkan karakter alien yang berbeda, sehingga memiliki ciri khas tersendiri dan tidak sama dengan karya orang lain,” ujar Airlangga di hadapan peserta talkshow.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses menemukan karakter khas tersebut tidak terjadi secara instan. Airlangga mengaku sempat bereksperimen dengan berbagai gaya dan bentuk karakter sebelum akhirnya menemukan pendekatan visual yang dirasa paling mewakili identitas artistiknya.
“Awalnya saya mencari kultur karakter dalam lukisan saya dengan berbagai bentuk yang terus berubah. Bahkan, saya sempat membuat hingga sekitar 100 karakter. Pada akhirnya, saya memilih karakter yang sederhana, tetapi dengan bentuk kepala yang bisa terus berubah,” jelasnya.
Menurut Airlangga, kesederhanaan bentuk justru memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas, terutama dalam mengekspresikan gagasan, emosi, dan pesan visual dalam karya seni. Ia juga menilai bahwa konsistensi dalam mengembangkan karakter menjadi bagian penting dalam membangun identitas personal sebagai seniman.
Selain itu, Airlangga menambahkan bahwa karakter yang kuat dapat membantu karya lebih mudah dikenali oleh publik, sekaligus memperkuat posisi seniman di tengah persaingan dunia seni yang semakin dinamis.
Talkshow ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Unspoken Solo Exhibition 2026, yang menyoroti perjalanan kreatif Airlangga Satryatama Wisnumurti. Kegiatan tersebut juga membuka ruang diskusi mengenai pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual bagi para kreator, khususnya dalam menjaga orisinalitas dan keberlanjutan karya di era digital.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
