Menjaga Identitas Bali di Tengah Perkembangan Pariwisata
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Bali
Bali dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terkenal di dunia. Namun, di balik pesona alam dan pariwisatanya, budaya tetap menjadi fondasi utama yang membentuk identitas pulau tersebut. Hal ini juga disampaikan oleh Putri Koster saat membuka pameran seni rupa Tutur Ayu di Griya Santrian Art Gallery, Sanur.
Menurutnya, pariwisata Bali harus tetap berakar pada budaya. Budaya memberikan ciri khas yang membedakan Bali dari daerah lain. Tanpa budaya yang kuat, Bali bisa kehilangan jati diri dan daya tariknya sebagai destinasi wisata.
Pameran seni seperti Tutur Ayu menjadi salah satu cara untuk menjaga hubungan antara budaya dan kehidupan masyarakat. Melalui karya seni, nilai-nilai tradisi dan kebijaksanaan lokal dapat terus dikenalkan kepada generasi muda. Lukisan-lukisan yang dipamerkan tidak hanya menyajikan keindahan visual, tetapi juga menyampaikan pesan tentang kehidupan dan perubahan sosial di Bali.
Di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi, menjaga budaya memang bukan hal yang mudah. Namun, melalui kegiatan seni dan budaya, masyarakat dapat terus mengingat akar tradisinya. Oleh karena itu, seni tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi kreatif, tetapi juga menjadi cara penting untuk menjaga identitas budaya Bali agar tetap hidup dan relevan di masa depan.
(Sumber gambar: barometerbali.com)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
