Ziarah Jiwa: Ketika Kaligrafi Menjadi Ruang Refleksi di Bulan Ramadhan
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Pameran kaligrafi bertajuk Ziarah Jiwa yang digelar di Blitar Art Center menghadirkan pengalaman seni yang berbeda bagi pengunjung. Tidak sekadar melihat lukisan, pengunjung diajak melakukan perjalanan batin melalui goresan huruf Arab dan permainan warna yang penuh makna. Pameran ini menampilkan 32 karya kaligrafi dari 13 seniman asal Blitar, Kediri, dan beberapa kota lain di Jawa Timur.
Tema Ziarah Jiwa terasa sangat selaras dengan suasana bulan Ramadhan. Setiap karya merepresentasikan perenungan spiritual, ketenangan, serta pencarian makna hidup. Ada karya yang mengusung gaya kaligrafi klasik dengan kaidah khat tradisional, ada pula yang tampil lebih kontemporer dengan sentuhan abstrak dan warna ekspresif.
Keberagaman pendekatan ini membuat pameran terasa hidup dan inklusif. Pengunjung dari berbagai latar belakang bisa menikmati karya sesuai dengan sudut pandang masing-masing. Kaligrafi tidak lagi terasa kaku, tetapi hadir sebagai medium dialog antara seni, iman, dan pengalaman personal.
Melalui pameran ini, seni rupa kembali menunjukkan perannya sebagai ruang refleksi. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, Ziarah Jiwa menjadi pengingat bahwa seni juga bisa menjadi jalan untuk menenangkan hati dan mendekatkan diri pada nilai-nilai spiritual.
(Sumber gambar: jatim.antaranews.com)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
