Samuel JD Wattimena Dorong Karya Seni Lebih Bermakna dan Komunikatif
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Hokgstudio — Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, mendorong pelaku seni dan kebudayaan menghadirkan karya yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki makna dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam sarasehan bersama komunitas, pemuda, dan pelaku seni yang tergabung dalam Jejaring Kolektif Semarang Serasi di Hills Joglo Villa, Kabupaten Semarang.
Dalam forum tersebut, Samuel menegaskan bahwa seni tidak seharusnya berhenti pada ekspresi personal semata.
“Seni tidak cukup hanya indah dipandang, tetapi juga harus memiliki makna dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat luas. Karya seni seharusnya menjadi makanan jiwa, memberi ruang refleksi dan pemahaman,” ujarnya.
Ia mencontohkan mural-mural di Desa Lerep yang dinilai perlu dilengkapi narasi singkat atau penjelasan kontekstual. Menurutnya, langkah tersebut penting agar pengunjung tidak hanya menikmati aspek estetika, tetapi juga memahami pesan yang ingin disampaikan pembuat karya.
Samuel juga mendorong pemanfaatan teknologi sebagai jembatan komunikasi antara karya dan audiens.
“Teknologi seperti kode QR bisa menjadi penghubung antara karya dan pengunjung, sehingga informasi kontekstual dapat diakses dengan mudah. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya melihat, tetapi juga memahami,” katanya.
Ia berharap kolaborasi antara komunitas, pelaku seni, dan pemangku kepentingan terus diperkuat agar seni dan kebudayaan dapat berkembang sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
