Resonansi dan Bahasa Batin Seni: Saat Karya Berbicara Tanpa Kata
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Depok
Pameran Resonansi hadir sebagai ruang di mana seni berbicara tanpa perlu banyak kata. Lewat garis, warna, bentuk, dan ruang, para seniman menyampaikan pesan batin yang lahir dari pengalaman hidup masing-masing. Pengunjung tidak diarahkan pada satu makna tunggal, tetapi justru diberi kebebasan untuk menafsirkan sendiri.
Konsep resonansi dalam pameran ini mengingatkan kita bahwa setiap manusia memiliki getaran perasaan yang berbeda. Ketika karya seni dipertemukan dalam satu ruang, getaran itu saling bersinggungan dan menciptakan pengalaman baru. Di sinilah seni bekerja: bukan memberi jawaban, tetapi memancing kesadaran.
Mahmud Elqadrie menyampaikan bahwa relasi antara karya dan penikmat menjadi bagian penting dari pameran ini. Makna tidak dipaksakan, melainkan dinegosiasikan melalui pengalaman personal audiens. Seni pun menjadi medium refleksi sosial dan batiniah.
Melalui Resonansi, seni rupa tidak lagi terasa jauh atau eksklusif. Ia hadir dekat dengan kehidupan sehari-hari, menyentuh sisi kemanusiaan yang sering terabaikan. Pameran ini mengajak kita untuk lebih peka, mendengar suara batin, dan menemukan makna dari hal-hal yang mungkin selama ini luput kita rasakan.
(Sumber gambar: suara.com)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
