Ketika Mural Berbicara: Identitas Kota Kecil yang Didengar Dunia

Tuesday, 24 February 2026 07:28:52

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Semarang

Sebuah mural di kota Kalamata, Yunani, berhasil menarik perhatian dunia internasional. Karya ini dinobatkan sebagai Best Mural of the World 2025 oleh platform global Street Art Cities, setelah melalui proses kurasi dan pemungutan suara publik dari berbagai negara.

Yang membuat mural ini istimewa bukan hanya ukurannya atau teknik visualnya, tetapi cerita yang dibawanya. Sosok Maria Callas, legenda opera dunia berdarah Yunani dihadirkan berdampingan dengan elemen khas kota: zaitun, ladang, dan lanskap agrikultur. Perpaduan ini terasa sederhana, tetapi kuat, seolah mengingatkan bahwa identitas lokal dan sejarah global bisa saling bertemu di satu dinding.

Mural ini membuktikan bahwa seni jalanan bukan sekadar hiasan kota. Ia menjadi medium untuk menyampaikan narasi budaya, kebanggaan daerah, dan ingatan kolektif masyarakat. Ketika warga dan wisatawan berhenti, memotret, lalu membagikannya ke media sosial, mural tersebut hidup dan berbicara lebih jauh dari batas geografisnya.

Lebih dari sekadar penghargaan, kemenangan ini menunjukkan bahwa kota kecil pun bisa bersuara lantang lewat seni. Dengan pesan yang jujur dan visual yang membumi, mural mampu mengangkat cerita lokal menjadi perbincangan global, tanpa perlu panggung mewah atau galeri elit.

(Sumber gambar: @artopologi)

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait