Dreamlight: Menemukan Pulang di Dunia Mimpi yang Sunyi
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Karya digital berjudul Dreamlight karya Rajwaisla menjadi salah satu karya yang menyentuh emosi dalam Pameran Artbility edisi ke-6. Karya berukuran A2 ini berhasil meraih Juara ke-2 dan dipamerkan di Gedung B9 FBS Unnes, dalam gelaran yang diselenggarakan oleh UKM SRD Unnes.
Dreamlight mengisahkan seorang gadis yang telah lelah berhadapan dengan realitas. Alih-alih menemukan kenyamanan di dunia nyata, ia justru menemukan ‘pulang’ di dunia mimpi, sebuah ruang tanpa tuntutan, tanpa kepastian, tetapi terasa aman. Cahaya mimpi menjadi pelarian sekaligus perlindungan, tempat ia bisa bernapas tanpa tekanan.
Dalam dunia tersebut, hadir sosok Ursa, seekor beruang yang menjadi wujud ingatan sang gadis yang perlahan memudar. Ursa bukan sekadar simbol kenangan, tetapi juga tempat bersandar terakhir. Di antara keheningan mimpi, gadis dan Ursa saling menguatkan, berbagi kehangatan yang tak mereka temukan di dunia lain. Hubungan keduanya digambarkan sederhana, tetapi penuh makna emosional.
Meski sama-sama rapuh, Dreamlight tidak sepenuhnya tenggelam dalam kesedihan. Ada harapan kecil yang tetap dijaga, tentang kemungkinan untuk tetap diingat, atau setidaknya tidak sepenuhnya hilang. Selama mimpi itu masih ada, dan selama mereka saling menjaga, harapan tersebut tetap hidup, meski samar.
Karya ini mengajak penonton merenung tentang makna pulang, ingatan, dan kenyamanan. Dreamlight menjadi pengingat bahwa bagi sebagian orang, mimpi bukan sekadar bunga tidur, melainkan ruang aman untuk bertahan dan menjaga harapan yang tersisa.
(Sumber gambar: @ukmsrd_unnes)
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
