Dr. Anang: Kebudayaan Jadi Fondasi Pembentukan Karakter Bangsa
Written by Ning Imas Ati Z.
Semarang, Jawa Tengah
Semarang, Hokgstudio — Kebudayaan memiliki peran strategis dalam membentuk ekosistem yang berdampak luas bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Dr. H. Anang Budi Utomo saat menghadiri Festival MGMP Seni Budaya SMP Kota Semarang di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Selasa (10/2/2026).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kebudayaan bukan sekadar warisan tradisi, melainkan sistem nilai yang membentuk pola pikir, sikap, dan karakter masyarakat.
“Kebudayaan membentuk ekosistem yang berdampak bagi masyarakat. Di dalamnya ada nilai, ada pendidikan, dan ada pembentukan karakter,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, budaya harus ditempatkan sebagai fondasi utama dalam menjaga jati diri bangsa.
“Kami ingin budaya menjadi benteng terakhir dalam menjaga karakter bangsa Indonesia,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi konsep festival yang mengangkat kekhasan budaya Semarangan sebagai bagian dari pendidikan berbasis budaya lokal. Langkah tersebut dinilai sebagai wujud konkret peran sekolah dalam merawat identitas daerah sekaligus memperkuat karakter generasi muda.
“Saya senang karena kegiatan hari ini berkaitan dengan budaya Semarangan. Ini menunjukkan sekolah turut mengambil peran dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal,” tambahnya.
Dr. Anang berharap penguatan kebudayaan melalui jalur pendidikan dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga tercipta ekosistem budaya yang hidup, relevan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Edited by
Desfya Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
