Iqra’ dalam Seni Rupa: Membaca Tanda-Tanda Tuhan Lewat Visual

Friday, 13 February 2026 12:35:30

Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat

  Yogyakarta

Gagasan utama pameran Menjalankan IQRO’ terletak pada pemaknaan kata iqra’ yang mendalam. Dalam konteks pameran ini, iqra’ tidak berhenti pada aktivitas membaca tulisan, tetapi diperluas menjadi upaya memahami segala sesuatu yang terjadi di sekitar manusia. Membaca alam, membaca peristiwa sosial, dan membaca pengalaman batin.

Kurator pameran menekankan bahwa setiap perasaan seperti sedih, marah, kecewa, atau bahagia, dapat menjadi objek iqra’. Ketika seseorang mampu membaca perasaannya sendiri, ia tidak hanya melihat peristiwa sebagai kejadian biasa, tetapi sebagai tanda kehadiran Tuhan dalam hidup. Pemikiran ini kemudian diterjemahkan para seniman ke dalam bahasa visual.

Karya-karya yang ditampilkan hadir dengan gaya dan medium yang beragam. Ada karya yang tenang dan kontemplatif, ada pula yang keras dan kritis. Keberagaman ini justru memperkuat gagasan iqra’ sebagai proses membaca yang tidak tunggal. Setiap seniman, dan setiap pengunjung, memiliki cara sendiri dalam memahami tanda-tanda tersebut.

Melalui pameran ini, seni rupa menjadi ruang dialog antara iman, pengalaman hidup, dan realitas sosial. Iqra’ pun hadir bukan sebagai perintah yang jauh, tetapi sebagai praktik sehari-hari yang dekat dengan kehidupan manusia.

(Sumber gambar: panggungharjo.desa.id)

Edited by

Desyfa Cahya Aina

Artikel atau postingan terkait