Festival MGMP Seni Budaya 2026: Pameran Seni Guru dan Murid Ramaikan TBRS Semarang
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya SMP Kota Semarang kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui Festival MGMP Seni Budaya 2026. Salah satu agenda utamanya adalah pameran dan lelang karya seni rupa yang digelar pada Selasa, 10 Februari 2026, di Gedung Baru Ki Narto Sabdo TBRS Semarang. Kegiatan ini berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan terbuka untuk publik.
Pameran bertema “Semarangan” ini diikuti oleh guru dan murid SMP se-Kota Semarang. Beragam karya seni rupa dipamerkan, mulai dari lukisan akrilik, cat minyak, cat air, hingga karya batik. Seluruh karya mengangkat kekayaan budaya, identitas lokal, dan kehidupan khas Kota Semarang sebagai sumber inspirasi utama.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berekspresi bagi pelajar. Guru dan murid berdiri sejajar sebagai seniman, menampilkan kreativitas mereka dalam satu ruang yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan seni bukan sekadar teori di kelas, tetapi praktik nyata yang hidup dan relevan.
Menariknya, karya-karya yang dipamerkan juga dilelang kepada publik. Harga lelang dibuka mulai dari Rp599 ribu hingga Rp24.999.000 dan dilakukan secara daring melalui akun Instagram @rasanyalelangkarya serta laman rasanyalelangkarya.com. Lelang ini memberi peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam mendukung ekosistem seni di tingkat pendidikan.
Melalui pameran ini, MGMP Seni Budaya berharap seni rupa semakin dekat dengan generasi muda dan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal Semarang sebagai bagian dari identitas bersama.
Doc. Tim Liputan PT Rasa Kreasi Karya
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
