Jejak Perjalanan Hidup Afnan Malay di Tan Artspace pada Pameran Lukisan ”Alir”
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Pameran tunggal Alir karya Afnan Malay di Tan Artspace, Semarang, menghadirkan pengalaman visual yang tidak sekadar untuk dilihat, tetapi juga untuk dirasakan. Melalui tema “mengalir”, Afnan mengajak pengunjung menyelami gagasan tentang gerak, kontinuitas, dan perjalanan hidup yang terus berubah, kadang berulang, dan tak selalu berjalan lurus.
Konsep mengalir dalam pameran ini tidak berhenti pada aspek visual. Ia lahir dari pengalaman personal Afnan yang lintas disiplin: menulis puisi, terlibat dalam aktivisme sosial, lalu kembali menekuni seni lukis. Semua fase tersebut berpadu dan hadir sebagai lapisan makna di setiap karyanya. Warna-warna yang saling bertaut, bidang yang berirama, serta komposisi yang terasa dinamis menjadi medium untuk merekam pengalaman batin sang seniman.
Kurator Rain Rosidi menilai lukisan-lukisan Afnan sebagai catatan peralihan hidup yang tidak linier. Ada pengulangan, jeda, dan perubahan arah yang justru memperkaya makna. “Lukisan-lukisannya terasa bergerak, seperti air yang mencari muara,” ungkap Rain.
Melalui Alir, Afnan Malay tidak menawarkan jawaban pasti, melainkan ruang refleksi. Pengunjung diajak memahami bahwa hidup, seperti air, akan selalu menemukan jalannya sendiri, mengalir, berbelok, dan terus bergerak menuju makna.
Doc. Tim Liputan PT Rasa Kreasi Karya
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
