Live Painting: Menangkap Esensi Wajah di Pasar Wangi #Sanga 2026
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Di tengah riuhnya suasana Pasar Wangi gelaran ke sembilan kalinya, sebuah sudut menarik perhatian pengunjung dengan aktivitas yang tenang namun memikat: live painting yang dilakukan oleh Bapak Edi. Berbeda dengan proses melukis konvensional yang sering kali memakan waktu lama di studio, seniman di acara ini menunjukkan kemahirannya menangkap realitas secara instan.
Bagi sang seniman, persiapan untuk live painting tergolong sederhana namun menuntut ketangkasan. Cukup dengan selembar kertas dan ide yang segar, ia siap mengabadikan subjek (orang) yang ada tepat di depan matanya. Proses ini mengandalkan kehadiran objek secara langsung, seperti pengunjung yang bersedia duduk untuk dilukis sketsa wajahnya. Hanya dalam waktu sekitar 15 menit, sebuah karya sketsa yang personal dan mirip dengan aslinya pun tercipta, memberikan kepuasan instan bagi para “pelanggan” seni ini.
Namun, sang seniman menjelaskan bahwa ada perbedaan mendasar antara sketsa cepat ini dengan lukisan bertema besar. Jika lukisan pemandangan atau karya tematik memerlukan narasi, konsep matang, dan sering kali diselesaikan di rumah setelah proses hunting objek, live painting lebih mengutamakan interaksi dan respons cepat terhadap momen. Dalam live painting, seniman harus mampu menafsirkan objek secara langsung tanpa perlu persiapan teknis yang rumit.
Kehadiran seni live painting di Pasar Wangi #Sanga bukan sekadar hiburan visual, melainkan jembatan yang mendekatkan masyarakat dengan proses kreatif seniman secara intim dan nyata.
Doc. Sefiyan Eza
Edited by
Desyfa Cahya Aina
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
