Melukis di Tengah Kota: Ketika Pasar Seni Mojokerto Mengajak Publik Terlibat Langsung
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Mojokerto
Di tengah hiruk-pikuk aktivitas kota, Pasar Seni Mojokerto menghadirkan pengalaman berbeda lewat Gelar Kolaborasi Zona Art 2026. Bertempat di Pendopo Alun-Alun Kota Mojokerto, kegiatan ini bukan sekadar pameran lukisan, melainkan perayaan seni yang menyatu dengan ruang publik dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Yang membuat acara ini menarik adalah konsep keterbukaannya. Publik tidak hanya datang untuk melihat karya yang dipajang, tetapi juga menyaksikan langsung proses kreatif melalui agenda OTS (On The Spot) atau melukis bersama. Seniman berkarya di hadapan masyarakat, membiarkan kanvas berdialog dengan suasana kota, interaksi sosial, dan respons spontan dari pengunjung.
Pendekatan ini menegaskan bahwa seni rupa tidak harus hadir dalam ruang galeri yang tertutup dan formal. Justru, dengan turun ke ruang publik, seni menjadi lebih inklusif dan mudah diakses oleh siapa pun, mulai dari warga yang sedang berolahraga pagi hingga pengunjung yang sekadar melintas di alun-alun.
Tema kunjungi–gabung–apresiasi–koleksi yang diusung Pasar Seni Mojokerto menjadi ajakan halus agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton pasif. Publik diajak untuk terlibat, mengenal seniman, memahami proses, hingga berani mengapresiasi dan mengoleksi karya.
Melalui kegiatan rutin yang digelar setiap bulan, Pasar Seni Mojokerto perlahan membangun kebiasaan baru: menjadikan seni sebagai bagian dari keseharian kota. Di sinilah seni tidak lagi berjarak, melainkan hadir sebagai pengalaman bersama yang hidup dan membumi.
(Sumber gambar: radarmojokerto.jawapos.com)
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
