Dari Gerbang ke Kanvas: Seni Rupa Komunitas Menghidupkan Ruang Publik Imogiri
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Yogyakarta
Kepyakan Bale Kajenar membuktikan bahwa seni rupa memiliki kekuatan untuk menghidupkan ruang publik. Dengan menjadikan area gerbang Bale Kajenar sebagai lokasi melukis bersama, seni keluar dari galeri dan menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat Imogiri.
Aksi melukis massal yang melibatkan pemilik Bale Kajenar, unsur Forkopimkap, seniman, pelajar, hingga panitia, menghadirkan seni sebagai praktik kolektif. Di sini, hierarki pelaku seni menjadi cair. Semua orang setara di hadapan kanvas, berbagi ruang, warna, dan gagasan. Model seni rupa komunitas seperti ini menegaskan bahwa seni tidak harus elitis untuk bermakna.
Keterlibatan pelajar memperlihatkan bagaimana ruang publik dapat menjadi laboratorium kreatif. Anak-anak tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor utama dalam peristiwa seni. Sementara itu, seniman profesional yang mengabadikan Gapura Bale Kajenar menghadirkan dialog visual antara arsitektur lokal dan interpretasi artistik.
Rencana pameran karya pada 8 Januari 2026 menjadi tahap lanjutan yang penting. Karya-karya tersebut akan kembali kepada publik, memperkuat siklus partisipasi dan apresiasi seni. Kepyakan Bale Kajenar pun tak berhenti sebagai seremoni pembukaan, melainkan proses berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, seni rupa tampil sebagai strategi kultural untuk merawat ruang, mempertemukan generasi, dan memperkuat identitas lokal. Imogiri menunjukkan bahwa seni komunitas mampu menjadi denyut baru dalam kehidupan sosial masyarakat.
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
