Dari Joker hingga Abstrak: Ragam Ekspresi dalam Pameran Move Art
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Surabaya
Pameran Move Art di Galeri Prabangkara menghadirkan wajah seni rupa Jawa Timur yang plural dan penuh warna. Diselenggarakan oleh Komunitas Gerakan Perupa Antarkota (Geprak) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, pameran ini menjadi ruang temu bagi berbagai ekspresi visual yang lahir dari latar, pengalaman, dan sensibilitas berbeda.
Sebanyak 60 lukisan dipamerkan, masing-masing membawa cerita dan makna yang khas. Pengunjung dapat menjumpai lukisan figur Joker yang simbolik, suasana pasar tradisional yang sarat kehidupan, kaligrafi dengan nuansa spiritual, hingga bunga dan karya abstrak yang mengandalkan emosi serta intuisi. Keberagaman tema dan gaya ini menunjukkan bahwa seni rupa tidak tunggal, melainkan membuka banyak kemungkinan tafsir.
Para perupa yang terlibat berasal dari berbagai kota di Jawa Timur, memperlihatkan kekayaan lokal yang diterjemahkan ke dalam bahasa visual. Setiap karya seolah menjadi potongan narasi tentang realitas sosial, perenungan personal, hingga pencarian estetik. Di sinilah kekuatan Move Art: menghadirkan seni sebagai medium refleksi sekaligus komunikasi.
Lebih dari sekadar pameran, Move Art juga menawarkan diskusi seni terbuka. Forum ini memberi kesempatan bagi pengunjung untuk memahami proses kreatif di balik karya, sekaligus mendekatkan perupa dengan publik. Ketua Geprak, Muit Arsa menegaskan bahwa pameran ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan agar perupa terus berkarya dan berkembang.
Sebagai pembuka Pekan Seni Rupa Jawa Timur 2026, Move Art menegaskan bahwa seni rupa bukan hanya soal hasil akhir, tetapi tentang proses, pertemuan, dan keberanian untuk menyuarakan gagasan melalui rupa.
(Sumber gambar: harian.disway.id)
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
