“Rupa Cara Keberadaan”: Lukisan sebagai Bahasa Pengalaman Hidup Seniman
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat
Semarang
Pameran seni rupa Rupa Cara Keberadaan di Semarang Art Gallery tidak sekadar memajang karya, tetapi menghadirkan narasi personal para seniman yang diterjemahkan ke dalam bahasa visual. Melalui sekitar 50 karya, pengunjung diajak menyelami pengalaman hidup yang beragam, jujur, dan reflektif.
Karya-karya yang ditampilkan berasal dari 25 seniman Komunitas Seni Sakato, sebuah komunitas perupa asal Sumatra Barat. Menurut Wisnu Bharata, staf Semarang Art Gallery, setiap karya yang dipamerkan berangkat dari pengalaman personal masing-masing seniman menjadikan pameran ini terasa dekat dan manusiawi.
Lukisan-lukisan dua dimensi yang ditampilkan tidak melulu realistis. Sebagian hadir dalam bentuk simbolik, ekspresif, bahkan abstrak. Sementara itu, karya tiga dimensi menambah dimensi ruang yang memperkaya pengalaman visual pengunjung. Perbedaan gaya ini justru menjadi kekuatan utama pameran, karena menunjukkan bahwa keberadaan manusia dapat dimaknai melalui banyak cara.
Sebagian seniman Sakato yang terlibat masih menempuh pendidikan di ISI Yogyakarta. Hal ini terlihat dari keberanian mereka dalam bereksperimen, baik dari segi medium, teknik, maupun tema. Pameran ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembuktian bahwa seniman muda mampu menyuarakan gagasannya secara matang.
Rupa Cara Keberadaan akhirnya menjadi lebih dari sekadar pameran lukisan. Ia menjelma sebagai ruang dialog antara seniman dan publik, tentang hidup, identitas, dan cara manusia memaknai keberadaannya di dunia.
(Sumber gambar: joglojateng.com)
Edited by
Setiya Adi Buono
Artikel atau postingan terkait
Merajut Kreativitas di Sela Pameran: Belajar Teknik Jahit Dasar Bersama Puspa Danti
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Pameran tunggal Arief Hadinata bertajuk "Break The Loops" di Amoora Caffe, Semarang, tidak hanya memanjakan mata melalui deretan karya visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk aktif berkarya. Salah satu agenda yang...
Go Global: Digitalisasi Perbankan sebagai Katalisator Industri Kreatif
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Transformasi digital telah mengubah wajah industri kreatif, di mana batas fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi seniman untuk menjangkau pasar internasional. Dalam sosialisasi perbankan di Amoora Caffe Semarang,...
Memutus Rantai Ketidakpastian Finansial bagi Pekerja Seni
Written by Sefiyan Eza Nur Hidayat Semarang Dalam dunia kreatif, seniman sering kali dihadapkan pada tantangan pendapatan yang tidak tetap atau bersifat fluktuatif. Menjawab kegelisahan tersebut, Tia Rahayu Wulandari dari Bank BRI hadir di sela pameran "Break The...
